Manajemen Keuangan Rumah Tangga Saat Pandemi Corona, Ini Tipsnya!

Manajemen Keuangan Rumah Tangga Saat Pandemi Corona, Ini Tipsnya!

Apakah itu menari, menyanyi, olah raga, menulis, atau menjadi bagian dari tim untuk mengorganisasikan sesuatu. Dibanding bergabung dengan e-commerce, di toko on-line milik Anda sendiri, Anda bebas mengatur dan membuat ketentuan produk Anda sendiri. Apalagi, saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan survei on-line untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Mereka yang masih bekerja pun banyak yang mengalami penurunan pendapatan. Oleh karena itu, tidak heran jika saat ini masyarakat berlomba-lomba untuk mencari penghasilan tambahan. Cara terakhir yang bisa kamu lakukan untuk bisa menghasilkan uang dari rumah saat wabah adalah dengan menjual barang-barang bekasmu secara online. Cara ini bisa kamu lakukan jika memang ada kebutuhan yang mendesak atau memang kamu memiliki barang-barang yang masih bagus namun sudah tidak kamu gunakan lagi. Jadi jika kamu bisa menulis satu artikel sehari dalam sebulan kamu bisa menghasilkan penghasilan tambahan rata-rata Rp. Selain waktu, pikiran, dan tenaga, usaha sampingan tentu membutuhkan modal.

“Kita juga selalu menyisihkan Rp one hundred / 1 kg, dan Rp 50 untuk ½ kg, setelah terkumpul akan kita kembalikan ke masyarakat yang membutuhkan, tahun kemarin sudah terkumpul sekitar Rp 80 juta,” jelasnya. Karena kita tidak menggunakan pinjaman bank maka setiap penjualan ada cadangan dengan itu kita bisa efisiensi dan cukup,” jelasnya. Dia menilai sekarang sudah saatnya ada trend baru untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan cara memaksimalkan BUMD dan aset-aset yang dimiliki. Hal yang perlu diperhatikan lagi jika wajib pajak baru berskala UMKM memilih menggunakan tarif umum adalah terkait pembukuan. Wajib pajak harus menyiapkan laporan keuangan secara tepat dan benar yang harus dilampirkan dalam SPT Tahunan. Pembukuan harus dilakukan secara taat azas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tips mencari penghasilan di tengah pandemik

Tak hanya pendapatan yang berkurang, mungkin tak sedikit juga dari Anda yang mengalami PHK akibat pengurangan pegawai pada perusahaan. Selama masa karantina di rumah ini, Anda juga bisa tetap produktif, lho. Ada banyak peluang bisnis baru atau pekerjaan sampingan yang dapat Anda lakukan untuk menghasilkan uang tambahan.

Mari ambil contoh untuk aplikasi BACA PLUS. Aplikasi ini bisa menghasilkan uang tanpa modal hanya dengan membaca artikel saja. Upaya untuk tetap bisa optimis selama pandemi COVID-19 merupakan perjuangan yang cukup berat. Bukan hanya harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, ketidakpastian juga sangat memengaruhi emosional, psychological, serta fisik kita. Apalagi, banyak perusahaan yang harus gulung tikar sehingga PHK terjadi di mana-mana. Salah satu cara untuk memperbanyak pengalaman dan meningkatkan skill digital artistic adalah dengan perbanyak freelance yang bisa kamu kerjakan selama keep at house. Selain mendapatkan pendapatan tambahan, kamu juga bakal mendapatkan portofolio karya ke platform LinkedIn agar aktivitas sebagai sebagai profesional tetap up-to-date.

Mereka mengamati tren kebutuhan style selama pandemi dan fokus menjual produk untuk penggunaan sehari-hari. Produk pakaian rumahan banyak diminati karena konsumen lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Kalau kamu punya keahlian yang dibutuhkan orang banyak, tidak akan sulit untuk mencari pekerjaan sampingan yang menghasilkan. Optimalkan pula penggunaan media sosial untuk mempromosikan keahlianmu dan berjejaring dengan banyak orang. Membuat tampilan power point terlihat menarik adalah kesukaan hampir semua orang.

Langganan saya itu menyediakan beberapa paket meal prep yang isinya bahan-bahan masakan yang tinggal masak saja. Mulai dari pecel, sayur sup, sayur asem, berbagai oseng dan tumisan, sampai ayam dan ikan lele yang siap goreng, lengkap dengan bahan untuk sambalnya. Pastikan menunya menu sehat, karena orang-orang semakin sadar akan pentingnya kesehatan belakangan ini.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak lebih dari 1 meter dari orang yang sakit. WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru. Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare, Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap. Bahkan, beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tetap merasa sehat.

Comments are closed.